AS memberikan dukungan kepada pasukan Israel dalam penyelamatan 4 sandera di Gaza


Amerika Serikat memberikan dukungan terhadap keberhasilan serangan pasukan keamanan Israel yang menyelamatkannya empat sandera yang masih hidup dari penawanan di Gaza pada hari Sabtu, dua pejabat AS mengonfirmasi kepada CBS News. Militer AS tidak berpartisipasi dalam operasi tersebut, kata seorang pejabat AS.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mengucapkan selamat kepada pasukan keamanan Israel atas keberhasilan operasi tersebut dan secara tidak langsung merujuk pada dukungan AS terhadap semua upaya pembebasan sandera yang masih ditahan oleh Hamas termasuk melalui “negosiasi yang sedang berlangsung atau cara lain.”

CBS News mengetahui pada hari Sabtu bahwa peran AS terutama datang dalam bentuk dukungan intelijen. Dua pejabat AS membenarkan hal itu, namun menolak memberikan rincian sensitif mengenai operasi tersebut. Seorang operator khusus Israel kehilangan nyawanya dalam operasi penyelamatan, dan hampir 100 warga Palestina tewas.

Pemerintahan Biden telah melakukan upaya besar sejak 7 Oktober untuk memberikan dukungan kepada Israel dalam masalah penyanderaan termasuk diplomatik, intelijen dan, terkadang, dukungan militer. AS sebelumnya mengakui memberikan dukungan pengawasan untuk membantu menemukan sandera.

Video yang beredar online pada hari Sabtu menunjukkan helikopter IDF lepas landas dari pantai bersama dermaga AS di latar belakang. Dua pejabat AS mengatakan kepada CBS News bahwa dermaga AS tidak digunakan dalam operasi IDF. Kapal ini berada di luar negeri untuk membantu pengiriman bantuan kemanusiaan. Seorang pejabat AS menjelaskan bahwa helikopter itu mendarat di selatan fasilitas tersebut di pantai tetapi tidak di dalam area dermaga yang dibatasi.

“Fasilitas dermaga tidak digunakan dalam operasi penyelamatan sandera hari ini di Gaza. Area di selatan fasilitas tersebut digunakan untuk memulangkan sandera dengan aman ke Israel,” kata seorang pejabat AS. “Klaim yang menyatakan sebaliknya adalah salah. Dermaga sementara di pantai Gaza dibangun hanya untuk satu tujuan, yaitu untuk membantu menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa ke Gaza.”

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, Komando Pusat AS menegaskan kembali bahwa “fasilitas dermaga, termasuk peralatan, personel, dan asetnya tidak digunakan dalam operasi penyelamatan sandera hari ini di Gaza.”

Dan dalam pernyataan terpisah pada Sabtu malam, CENTCOM mengatakan bahwa mereka telah melanjutkan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui dermaga, yang pecah hampir dua minggu lalu di tengah gelombang laut yang ganas. Perbaikan selesai pada hari Jumat dan dermaga telah disambungkan kembali. CENTCOM mengatakan sekitar 1,1 juta pon bantuan dikirimkan pada hari Sabtu melalui dermaga.

Upaya diplomatik masih dilakukan untuk merundingkan pembebasan sandera yang tersisa, termasuk lima warga negara AS yang belum ditemukan.

Hingga hari Sabtu, komandan Hamas Yahya Sinwar belum secara resmi menanggapi tawaran terbaru untuk menggabungkan pembebasan sandera yang paling rentan dan pembebasan tahanan Palestina dari fasilitas penahanan Israel serta gelombang bantuan kemanusiaan selama enam minggu. penghentian kekerasan dalam waktu lama. Pemerintahan Biden berharap gencatan senjata ini dapat diperluas menjadi gencatan senjata jangka panjang dan pada akhirnya mengakhiri perang.

Tiga pejabat yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan kepada CBS News bahwa poin penting dalam perundingan hingga saat ini adalah rujukan pada “gencatan senjata permanen” yang sensitif secara politik di Israel dan kini diubah namanya menjadi “ketenangan berkelanjutan.” Pengakhiran permusuhan secara permanen akan dianggap sebagai bagian dari kesepakatan potensial Fase Dua, dan rinciannya masih perlu disepakati berdasarkan keberhasilan Fase Satu.

Di antara para sandera yang diyakini ditahan di Gaza adalah lima warga negara AS yang belum ditemukan serta tiga jenazah warga negara Amerika lainnya.

David Martin, Clarie Day, Olivia Gazis dan Ed O’Keefe berkontribusi pada laporan ini.



Source link

Leave a Comment